/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Pages

Anda pengunjung yang ke:

Traffic Counter
Tampilkan postingan dengan label KESPRO Pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESPRO Pria. Tampilkan semua postingan

Jenis-Jenis Pembuahan Dengan Teknologi Canggih

Anda telah mencoba segala cara yang alami, tetapi masih belum berhasil menjadi seorang ayah. Jangan buru-buru menyerah. Dalam banyak kasus, banyak ahli yang dapat memastikan masalah anda sesungguhnya kemudian mengatasi masalah kemandulan anda dengan kemajuan-kemajuan dramatis dalam bidang pengobatan dan pembedahan.
Sesungguhnyalah, lebih dari separuh pasangan yang meminta pertolongan ini akhirnya berhasil. andaikata anda berada di Amerika, di sana ada RESOLVE, sebuah kelompok pendukung bagi pasangan-pasangan tidak subur, yang dapat merujuk anda ke spesialis terdekat dari tempat tinggal anda. Tulis saja surat ke 1310 Broadway, Somerville, MA 02144-1731.

Lalu apa yang akan diperbuat oleh dokter itu? Sesudah melakukan pengujian yang saksama, ia mungkin meresepkan obat-obat penyubur seperti clomiphene (Clomid) untuk merangsang produksi sperma lebih banyak. Apabila anda mempunyai varikokel atau vas deferens anda tersumbat, la mungkin menganjurkan pembedahan untuk mengoreksi keadaan itu.

Dalam beberapa kasus, seperti ketika seorang pria cenderung memproduksi antibodi terhadap sperma atau tidak bereaksi terhadap obat-obat penyubur, dokter akan menganjurkan salah satu di antara banyak metode pembuahan yang canggih. Cara ini mahal sekali, padahal tidak ada garansi untuk keberhasilannya, maka banyak pasangan, seperti Scott dan Karen Read, memilih adopsi saja.

Berikut contoh beberapa pilihan teknologi canggih paling sukses:

1. Inseminasi buatan. Dalam hal ini semen dimasukkan langsung ke dalam vagina atau uterus. Apabila sperma sang pria terbukti lemah, pasangan itu dapat mempertimbangkan penggunaan sperma donor.
2. In vitro fertilization (IVF) atau pembuahan dalam tabung. Telur melalui operasi dipindahkan dari ovarium si wanita, ke sebuah cawan petri dan dicampurkan dengan sperma sang ayah agar pembuahan terjadi. Setelah inkubasi selama dua hari, biasanya beberapa telur yang telah dibuahi (disebut embrio) ditaruh ke dalam uterus.
3. Gamet intrafallopian transfer (GIFT). Telur dan sperma (gamet) dimasukkan ke dalam saluran telur dengan harapan bahwa di situ pembuahan akan terjadi.
4. Zygote intraf llopian transfer (ZIFT). Seperti dalam IVF, telur dan sperma disatukan dalam sebuah cawan petri lalu diinkubasikan selama dua hari. Akan tetapi, alih-alih ditempatkan dalam uterus, embrio, atau zigot, ditempatkan di saluran telur. Dari sana telur yang telah dibuahi akan menempuh perjalanan alami sampai ke rahim dan menetap di situ. Kelebihan dari prosedur ini dibanding GIFT adalah kita yakin bahwa pembuahan telah terjadi.
5. Zona drilling. Dalam teknik ini, dokter bedah menggunakan bahan kimia, sinar laser atau sebatang jarum untuk membuka lapisan luar telur, atau zona pellucida, sedemikian sehingga sperma lebih mudah menembusnya.
6. Microinjection. Dalam prosedur ini, yang masih dalam tahap eksperimen, sebatang jarum tipis digunakan untuk memasukkan sebuah sperma ke dalam telur.

Bentuk-Bentuk Kulit Orang Yang Terkena Penyakit Menular Sex

1 . Kutil kelamin
img
Anda tak perlu melakukan hubungan seksual untuk dapat tertular kutil kelamin. Kontak dengan kulit yang terinfeksi sudah cukup untuk menyebarkan HPV (Human Papilloma Virus), keluarga virus yang dapat menyebabkan kutil kelamin.

Tanda-tanda kutil kelamin antara lain kutil merah mudah atau daging yang menonjol, datar atau juga berbentuk seperti kembang kol. Namun beberapa kutil kelamin juga tidak menunjukkan gejala apa-apa


2. Gonorrhea (kencing nanah)
img
Gonorrhea sangat mudah menular dan jika tidak ditangani dapat menyebabkan kemandulan (infertil) pada pria dan wanita. Antibiotik dapat menghentikan infeksi.

Gejala umum adalah rasa terbakar saat buang air kecil dan bau, tapi kadangkala juga tidak menampakkan gejala. Gejala pada pria biasanya penis mengeluarkan cairan dan bengkak pada testis. Sedangkan pada wanita, cairan pada vagina, nyeri panggul dan bercak-bercak.


3. Sifilis (raja singa)
img
Kebanyakan orang tidak mengetahui gejala awal sifilis. Padahal bila tidak ditangani dapat menyebabkan kecacatan, kebutaan bahkan kematian.

Gejalanya antara lain lesi bulat di kulit, tidak nyeri pada alat kelamin atau anus. Penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan lesi. Kemudian mungkin ada ruam pada telapak kaki, telapak tangan atau bagian lain dari tubuh, serta pembengkakan kelenjar, demam, rambut rontok, atau kelelahan. Pada tahap akhir dapat menyebabkan kerusakan organ-organ seperti jantung, otak, hati, saraf dan mata.


4. Herpes Simplex Virus Type 1
img
Herpes Simplex Virus Type 1 (HSV-1) menyebar dengan mudah di antara anggota rumah atau melalui ciuman, juga dapat menyebar ke alat kelamin melalui kontak oral atau genital dengan orang yang terinfeksi.

Gejalanya antara lain lesi atau melepuh di sekitar bibir. Lecet kecil atau luka juga dapat terdapat di alat kelamin.


5. Herpes Simplex Virus Type 2
img
Sebagian besar herpes genital disebabkan oleh Herpes Simplex Virus Tipe 2(HSV-2), yang sangat mudah menular melalui hubungan seksual atau kontak langsung.

Gejalanya lesi berisi cairan yang menyakitkan, luka berkerak pada alat kelamin, anus, paha atau pantat. Dapat menyebar ke bibir melalui kontak mulut.


6. HIV-AIDS

img
Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) melemahkan pertahanan tubuh terhadap infeksi. HIV menyebar melalui hubungan seks tanpa kondom, berbagi jarum atau yang lahir dari ibu yang terinfeksi. Ini bisa terjadi tanpa gejala selama bertahun-tahun, sehingga tes darah adalah cara terbaik untuk mendeteksi.

Infeksi awal HIV banyak tidak memiliki gejala, tetapi beberapa orang mendapatkan sementara gejala seperti flu 1 sampai 2 bulan setelah terinfeksi, kelenjar membengkak, demam, sakit kepala, dan kelelahan. Sariawan di mulut dapat terjadi juga.

Permasalahan Pada Alat Kelamin Pria


Permasalahan Pada Alat Kelamin Pria
Seiring perkembangan tubuhnya yang beranjak dewasa, para remaja pria umumnya sangat memerhatikan setiap bagian tubuhnya yang berubah. Salah satu area yang menjadi perhatian utama adalah alat kelaminnya. Mereka memeriksa apakah “miliknya” normal. Ketika mendapati ada bintik-bintik atau benjolan kecil di penis dan skrotum, mereka pun cemas dan bertanya-tanya. Apakah itu normal? Beberapa kondisi khas berikut yang tampaknya seperti kelainan sebenarnya normal dan tidak perlu dicemaskan. Berikut Adalah Permasalah Pada Alat Kelamin Pria

1. Papula mutiara

Salah satu kondisi yang umum dijumpai pada penis adalah apa yang disebut papula penis mutiara (pearly penile papulae). Bintik-bintik kecil berwarna cerah ini biasanya ditemukan berbaris di pinggiran kepala penis. Papula mutiara sering disangka kutil kelamin, tetapi sebenarnya adalah variasi fisik yang normal. Mereka biasanya berkembang pada masa remaja, tetapi mungkin juga baru terbentuk sampai usia 40 tahun. Diperkirakan sekitar 10% pria memiliki papula penis mutiara.

2. Jerawat


Ya, jerawat juga dapat muncul di alat kelamin. Jerawat adalah hasil penyumbatan pori-pori kulit dan dapat terjadi di mana saja pada tubuh: wajah, punggung, kaki, bahkan alat kelamin dan tempat lain. Jerawat pada penis atau testis biasanya terjadi pada usia remaja, tetapi dapat juga pada pria di usia yang lebih lanjut. Sebagian besar jerawat itu akan menghilang saat tumbuh dewasa, atau jika terjadi pada orang dewasa, mereka akan mereda dalam hitungan minggu.

3. Folikel rambut

Folikel rambut terlihat sebagai bola putih kecil yang muncul transparan di bawah kulit. Pada alat kelamin pria, folikel rambut dapat ditemukan pada skrotum dan sepanjang batang penis sampai ke ujung kulup, meskipun bulu-bulu yang mereka hasilkan mungkin tidak terlihat. Bulu-bulu halus kecil ini disebut rambut vellus, berbeda dengan rambut terminal yang lebih kasar, lebih panjang dan lebih gelap. (Rambut terminal adalah rambut di kulit kepala, ketiak, daerah kemaluan, dan daerah lainnya tergantung jenis kelamin dan kecenderungan berambut kita).

4. Kelenjar sebasea
Kelenjar sebasea (sebaceous gland) biasanya ditemukan menempel pada folikel rambut. Kelenjar ini memproduksi zat lemak yang disebut sebum dan membantu melumasi kulit. Di sebagian besar wilayah kulit, kelenjar sebasea tidak bisa dilihat, karena kulitnya tebal. Namun pada penis, yang kulitnya tipis dan halus, kelenjar sebasea mungkin sangat menonjol. Kelenjar inilah yang membentuk benjolan kecil. Peregangan kulit penisakan membuat kelenjar ini bahkan terlihat lebih menonjol.
Pada penis, seperti di tempat lain, kelenjar sebasea dapat terinfeksi atau tersumbat, sehingga benjolan yang dihasilkan semakin besar dan memerah, seperti jerawat, dan mungkin memiliki kepala berwarna putih.

5. Kelenjar apocrine

Kelenjar apocrine berfungsi membuat keringat, dan ditemukan di ketiak, sekitar puting susu, di sekitar wilayah kemaluan dan pantat. Pada beberapa orang mereka sangat rentan untuk terinfeksi, mengakibatkan abses berulang di daerah tersebut.

Tips untuk Anda

• Pahamilah mana yang merupakan anatomi normal dan mana yang merupakan kondisi gangguan, misalnya infeksi jerawat.
• Jangan membuat situasi lebih buruk dengan memencet-mencet bintik atau benjolan yang Anda miliki. Memencet bisa menyebabkan radang tambahan dan menyebarkan bakteri yang menyebabkan jerawat.
• Bersihkan daerah kelamin Anda setiap hari dengan sabun ber-pH netral, tapi jangan berlebihan.
• Jika Anda merasa bintik atau benjolan di wilayah intim Anda bukan kondisi normal, sangat dianjurkan untuk menemui dokter atau dokter kulit sesegera mungkin.

4 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini


Sampai saat ini tidak ada obat instan yang bisa menyembuhkan ejakulasi dini. Bahkan penyebab terjadinya ejakulasi dini juga belum diketahui secara pasti. Berbagai ramuan dan obat-obatan dibuat dan disebut-sebut bisa menyembuhkan dan mengatasi ejakulasi dini tapi tetap benyak pria yang kecewa.
Memang ejakulasi dini adalah salah satu momok yang ditakuti kaum pria, bisa dimaklumi karena hal ini menyangkut masalah kejantanan dihadapan wanita. Berikut ini 4 cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa anda pelajari dan praktekkan sendiri ketika sedang bercinta.

1. Penekanan

Tekan batang penis anda sebelum klimakas terjadi. Gerakan penekanan ini akan membuat ejakulasi tertunda. “Akan menimbulkan rasa tidak nyaman,” kata Irwin Goldstein, MD, direktur San Diego Sexual Medicine dan editor Journal of Sexual Medicine. Metode ini tidak disetujui semua Dokter. “Sulit dilakukan”, ujar Ira Sharlip, MD, juru bicara American Urological Association dan profesor klinis urologi di University of California, San Francisco.

2. Kacaukan Pikiran

Pikirkan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan seks ketika anda sedang bercinta. Anda bisa mencoba memikirkan pertandingan biola atau pertunjukan musik atau bahkan cobalah untuk memikirkan soal-soal matematika. Pikiran yang tidak terkonsentrasi ke seks akan membuat anda bisa bertahan lama dan ejakulasi bisa ditunda.

3. Gunakan Krim atau Lubrikan

Kurangi sensitifitas pada batang penis. Gunakan kondom dipercaya bisa membuat anda lebih tahan lama ketika berhubungan seks karena kulit penis tidak bersentuhan langsung dengan dinding vagina sehingga sensitifitas bisa dikurangi. Anda bisa juga menggunakan lubrikan yang banyak dijual untuk memperlama hubungan seks anda.

4. Konsumsi Pil dan Obat-Obatan

Ada beberapa jenis pil yang dibuat untuk menyembuhkan penyakit lain dan ternyata bisa mengobati ejakulasi dini. Contohnya adalah obat-obatan anti depresi yang bisa meningkatkan kadar serotin. Hormon serotin sangat berperan ketika sedang bercinta. Jika pil tersebut di minium pria dengan ejakulasi dini maka dia akan mengalami kesulitan ejakulasi. Walaupun demikian, pil anti depresi juga memiliki efek negatif yaitu libido seks menjadi berkurang.

Jenis obat lain seperti Tramadol juga bisa menyembuhkan ejakulasi dini dan menunda terjadinya klimaks. Sebaiknya diminum sesaat sebelum anda bercinta. Efek negatif pil ini adalah anda akan merasa kelelahan, kepala sakit, berkeringat, muntah-muntah dan lain-lain. Sebaiknya konsultasi dengan Dokter sebelum mengkonsumsi jenis obat-obatan tersebut.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang terjadi pada kaum pria. Ejakulasi dini menyebabkan stres dan frustrasi, bahkan dalam beberapa kasus, ejakulasi dini yang tidak diobati bisa menyebabkan retaknya hubungan keluarga. Hubungan seks 5 menit adalah salah satu contoh ejakulasi dini, Mengapa pria banyak yang mengalami ejakulasi dini ketika berhubungan seks dan apa penyebab ejakulasi dini tersebut?
Ejakulasi dini atau premature ejaculation adalah suatu kondisi dimana pria mengalami ejakulasi yang terlalu cepat dimana pasangan belum mencapai hal yang sama. Seperti diketahui, wanita membutuhkan waktu yang lebih lama (sekitar 10-15 menit) setelah penetrasi untuk mencapai klimaks/orgasme. Seorang pria disebut mengidap ejakulasi dini jika sudah orgasme dan ejakulasi sesaat setelah penetrasi.

Dari beberapa sumber diketahui bahwa penyebab ejakulasi dini ada beberapa hal yakni faktor fisik dan faktor non fisik.

1. Faktor Penyebab Fisik

Beberapa hal yang bersifat fisik dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini pada pria, antara lain adanya perubahan pada kelenjar prostat, penyakit diabetes, gangguan pada saraf dan karena kegagalan dalam mengendalikan titik ejakulasi. Pengalaman seksual di masa muda juga turut memberi andil terjadinya ejakulasi dini.

Seks yang terburu-buru dan pengalaman seks yang tidak menyenangkan akan memberi respon pada otak untuk mempercepat proses ejakulasi. Faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap cepatnya terjadi ejakulasi.

2. Faktor Penyebab Non-Fisik


Selain penyebab fisik, faktor-faktor non fisik juga memberi andil terjadinya ejakulasi dini pada pria. Misalnya, pasangan wanita sedang menderita sakit, tekanan kerja yang meningkat, masalah keluarga yang belum terselesaikan, orientasi seksual yang salah, kurang pengalaman dalam seks, suasana rumah yang tidak mendukung ketika bercinta, kecemasan, perasaan takut gagal dan fantasi seks yang berlebihan.

Ketakutan atau kegelisahan juga bisa menjadi penyebab ejakulasi dini. Beberapa contoh pikiran yang membuat pria berejakulasi dini adalah perasaan resah tidak bisa memuaskan pasangannya atau banyaknya pikiran tentang pekerjaan. Tekanan dari dalam inilah yang justru membuatnya orgasme lebih awal. Istri yang terlalu bersemangat juga bisa menyebabkan pria mengalami ejakulasi atau orgasme yang terlalu cepat.

Demikian dua penyebab utama terjadinya ejakulasi dini. Setidaknya ada 4 cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa anda praktekkan. Penyembuhan total sebaiknya melibatkan kedua belah pihak. Komunikasi dan mencari jalan keluar bersama adalah solusi untuk menyembuhkan penyakit ejakulasi dini.

Tanda-Tanda Ejakulasi Dini

Setelah mengetahui pengertian ejakulasi dini dan paham apa penyebab terjadinya ejakulasi dini, anda mungkin akan bertanya bagaimana gejala dan tanda-tanda terjadinya ejakulasi dini.
Tanda-tanda utama ejakulasi dini adalah ketika ejakulasi terjadi sebelum kedua pasangan menginginkannya, tidak bisa tahan lama ketika berhubungan seks yang menyebabkan rasa kecewa dan stres pada kedua pihak.

Dokter biasanya membagi ejakulasi dini atas dua bagian yaitu ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder.
Dalam rilis yang dikeluarkan oleh International Society for Sexual Medicine, gejala ejakulasi dini primer adalah:

1. Ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi pada satu menit penetrasi vagina,
2. Ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi vagina, dan
3. Menimbulkan konsekuensi negatif pribadi, seperti stres, frustrasi atau menghindari keintiman seksual

Ejakulasi dini primer terjadi sejak seorang pertama kali melakukan hubungan seks. Jika anda pernah merasa puas dengan kehidupan seksual anda dan tiba-tiba pada satu waktu anda merasa menderita ejakulasi dini, maka dalam hal ini anda di kategorikan mengidap ejakulasi dini sekunder.

Bicarakan dengan dokter jika anda berejakulasi lebih cepat dari yang anda dan pasangan anda inginkan. Meskipun Anda merasa masih bisa mengatasi masalah ini sendiri, tetapi kemungkinan dokter akan memberi pengobatan untuk membantu anda memiliki kehidupan seks yang memuaskan. Dengan berkonsultasi ke dokter, anda bisa tahu apakah ejakulasi anda termasuk normal atau prematur/dini.

Mengapa Istri Anda Tidak Juga Hamil


Proses terjadinya kehamilan membutuhkan proses yang tidakmudah, dari sperma yang membuahi sel telur sampai tercipta janin yang menunggu saat kelahiran tiba.
Salah satu proses dalam kehamilan dan kelahiran ini terganggu maka akan menyebabkan keguguran atau tidak terjadinya kehamilan.

Karena itu keberhasilan anda memiliki anak bergantung pada kesehatan sistem reproduksi Anda dan pasangan. Apabila salah satu dari dua faktor tersebut tidak bekerja secara optimal, Anda dan pasangan tidak akan mampu memiliki anak dengan upaya sendiri.

Sebelum membahas lebih jauh tentang sistem reproduksi pada pria dan wanita, Anda harus mengetahui secara umum proses yang terjadi untuk memiliki buah hati (bayi), yaitu:

1. Fertilisasi: Perkawinan antara sel gamet pria (spermatozoa) dan sel gamet wanita (sel telur) di saluran reproduksi wanita.

2. Perkembangan embrio, janin, hingga bayi berusia cukup bulan dalam kantung kehamilan (rahim atau uterus) pada tubuh ibu.

3. Proses melahirkan atau portus: Proses mengeluarkan seluruh tubuh bayi berusia cukup bulan dari tubuh ibu melalui saluran-saluran reproduksi dari rahim hingga vagina, ataupun melalui perut dengan operasi Caesar.


Absennya salah satu dari proses tersebut, akan mengakibatkan tidak terjadinya kehamilan atau bahkan terjadinya keguguran buah kehamilan, dan bahkan anda mungkin mengalami infertilitas (ketidaksuburan) atau mandul.

Dengan menyadari proses-proses yang disebutkan tersebut, Anda akan menyadari bahwa seluruh proses tersebut sangat bergantung pada kondisi sistem reproduksi Anda dan pasangan. Bayangkan apabila tubuh seorang pria tidak mampu menghasilkan spermatozoa yang sehat untuk membuahi sel telur wanita, proses fertilisasi tentunya tidak akan terjadi.

Tanpa adanya fertilisasi, buah kehamilan (zigot, embrio, janin, hingga bayi) tidak akan tercipta. Bayangkan pula apabila system reproduksi wanita tidak sehat dan tidak mampu menampung spermatozoa yang masuk ke dalamnya, fertilisasi juga tidak akan terjadi.

Apabila fertilisasi telah terjadi namun kondisi rahim wanita abnormal, wanita juga tidak akan mampu menyediakan lingkungan yang baik untuk perkembangan embrio.

Jadi jika anda telah menikah selama bertahun-tahun dan istri anda belum juga hamil maka berarti ada sesuatu yang salah yang terjadi pada sistem reproduksi anda dan istri anda.

Bagaimana Penis Bisa Ereksi dan Mengalami Ejakulasi


Walaupun proses terjadinya ereksi terlihat cepat dan otomatis, sesungguhnya ada mekanisme rumit dan cepat yang terjadi sebelum ereksi terjadi.
Keseluruhan mekanisme terjadinya ereksi tersebut melibatkan sistem syaraf, pembuluh darah, jantung, hormon sampai jaringan penis itu sendiri.

Seluruh reaksi penis terhadap rangsangan seksual merupakan koordinasi dengan sistem saraf pusat melalui saraf simpatis dan saraf parasimpatis.


Hal yang perlu diketahui tentang kedua jenis saraf tersebut adalah:
  • Saraf simpatis, Merangsang pembuluh darah untuk menyempit (Vasokonstriksi) sehingga volume darah yang sampai ke jaringan erektil berkurang.
  • Saraf parasimpatis, merangsang pembuluh darah untuk melebar (Vasodilatasi) sehingga volume darah yang sampai ke jaringan erektil akan meningkat.
Saat terjadi rangsangan seksual dari luar tubuh baik itu melalui rabaan atau penglihatan, saraf parasimpatis bekerja sehingga pembuluh darah yang memperdarahi jaringan erektil pada penis melebar. Akibatnya darah masuk dan mengumpul pada jaringan erektil untuk mengisi ruang-ruang di dalamnya.

Ketika darah mengisi penuh ruang-ruang pada jaringan erektil tersebut, maka pembuluh darah balik yang bertugas menghantarkan darah dari penis untuk kembali ke jantung pun tersumbat. Akibatnya, darah yang masuk ke jaringan erektil tertahan untuk sementara waktu, yaitu selama penis dalam keadaan ereksi. Dengan mekanisme tersebut, kondisi ereksi dapat dipertahankan oleh penis.

Selain itu, saluran keluar sperma dalam penis pun tersumbat dengan terbendungnya darah dalam jaringan erektil penis. Hal tersebut menyebabkan sperma yang telah berkumpul dalam saluran internal sistem reproduksi pria tertahan. Cairan tersebut akan dikeluarkan saat ejakulasi terjadi.

Bagaimana ejakulasi dapat terjadi?

Saat pria telah mencapai titik kepuasan seksual atau orgasme, kerja saraf parasimpatis digantikan oleh saraf simpatis sehingga pembuluh darah kembali mengalami vasokonstriksi dan ruang-ruang darah dalam penis kembali kosong.

Pembuluh darah balik, setelah sebelumnya tersumbat, kembali dapat mengantarkan darah dari jaringan erektil penis kembali ke jantung.

Saluran keluar sperma yang mengandung spermatozoa pun kembali terbuka sehingga sperma dapat dikeluarkan dengan bebas. Dengan demikian, puncak dari aktivitas seksual pria, yaitu ejakulasi, akan terjadi.

Tujuan dari ejakulasi adalah menghantarkan sel sperma atau spermatozoa yang diproduksi oleh testis ke dalam saluran reproduksi wanita untuk membuahi sel telur atau ovum wanita. Fungsi penis adalah sebagai penghantar sel sperma tersebut menuju rahim calon Ibu.

Jika semua proses tersebut berlangsung dengan benar dan baik maka dalam beberapa waktu ke depan istri anda akan mengalami kehamilan, artinya salah satu spermatozoa telah berhasil membuahi sel telur istri anda. Bagaimana setelah beberapa lama istri anda tidak juga hamil? Mungkin salah seorang atau anda berdua mengalami apa yang oleh medis disebut infertilitas atau ketidaksuburan, istilah awamnya mandul.

Obat-obat yang menjanjikan peningkatan performa dalam aktivitas seksual bekerja dengan merangsang reaksi vasodilatasi pembuluh darah penis. Obat-obatan tersebut pada umumnya tidak berfungsi untuk meningkatkan kualitas spermatozoa dalam membuahi sel telur wanita.

Dengan terjadinya vasodilatasi pada pembuluh darah penis, beban kerja jantung untuk mengantarkan darah dalam volume yang dibutuhkan tubuh pun meningkat. Hal tersebut yang menyebabkan pemakaian obat-obatan serupa pada orang tua dan orang yang memiliki penyakit jantung, cenderung berbahaya. Gagal jantung merupakan risiko yang ditanggung para penderita penyakit jantung yang mengkonsumsi obat penguat ereksi.

Membaca Hasil Analisis Sperma

Anda sudah memilih klinik infertilitas yang baik dan telah melakukan analisis sperma. Kini tiba saatnya membaca hasil analisis sperma tersebut untuk mengetahui apakah anda subur atau tidak.
Setelah Anda atau suami anda menyerahkan sperma untuk uji kesuburan, pihak klinik fertilitas, baik dokter maupun analisnya akan melakukan analisis sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ketelitian dan keterampilan pihak pemeriksa sangatlah penting, demilkian pula interpretasi atas hasil apapun yang didapat dari analisis tersebut.

Oleh karena itu, sekali lagi, sangatlah penting bagi Anda untuk memilih klinik kesuburan yang terpercaya dalam kemampuan dan profesionalitasnya.

Saat ini, WHO sebagai badan kesehatan dunia telah menetapkan nilai yang dianjurkan sebagai hasil pemeriksaan sperma. Untuk pengetahuan Anda, standar yang telah ditetapkan WHO adalah:

1. Volume : 2 ml atau lebih
2. pH : 7,2 sampai dengan 8,0
3. Konsentrasi spermatozoa: 20 juta spermatozoa / ml atau lebih
4. Jumlah total spermatozoa : 40 juta spermatozoa per ejakulasi atau lebih
5. Motilitas spermatozoa : Dalam waktu 1 jam setelah ejakulasi, sebanyak 50% dari jumlah total spermatozoa yang hidup, masih bergerak secara aktif.
6. Morfologi permatozoa : 30% atau lebih memiliki bentuk yang normal
7. Vitalitas spermatozoa : 75% atau lebih dalam keadaan hidup=
8. Jumlah sel darah putih : lebih sedikit dari 1 juta sel/ml

Dari standar yang telah disebutkan tersebut, dokter akan membuat suatu simpulan yang akan diterima oleh Anda sebagai hasil analisis sperma. Adapun macam dan definisi dari kesimpulan tersebut adalah:

1. Normozoospermia: Karakteristik normal yang dapat dilihat pada tabel.
2. Oligozoospermia: Konsentrasi spermatozoa kurang dari 20 juta per ml.
3. Asthenozoospermia: Jumlah sperma yang masih hidup dan bergerak secara aktif, dalam waktu 1 jam setelah ejakulasi, urang dari 50%.
4. Teratozoospermia: Jumlah sperma dengan morfologi normal kurang dari 30%.
5. Oligoasthenoteratozoospermia: Kelainan campuran dari 3 variabel yang telah disebutkan sebelumnya.
6. Azoospermia: Tidak adanya spermatozoa dalam sperma
7. Aspermia: Sama sekali tidak terjadi ejakulasi sperma

Dari interpretasi inilah, awal masalah ketidaksuburan sebuah pasangan dapat terungkap. Dengan demikian, dokter dan timnya akan dapat membuat suatu rencana pengobatan untuk menjadi solusi ketidaksuburan seorang pria.

Apabila hasil analisis sperma menyatakan nilai normal, kemungkinan besar penyebab ketidaksuburan terdapat pada sang wanita. Oleh karena itu, analisis kesuburan wanita dapat dijalankan sebagai langkah lanjut

Tidak Hamil Karena Sperma Keluar Lagi Setelah Berhubungan

Karena ingin segera punya anak, pasangan pengantin baru ini berhubungan seks setiap hari. Sayang, hasilnya masih nihil, bahkan sang istri tidak pernah orgasme. Apakah karena sperma keluar kembali? Betulkah berhubungan seks tiap hari justru tidak tepat?
Kasus:
“Saya pria berumur 30 tahun, istri berusia 27 tahun. Kami menikah lima bulan yang lalu. Kami sepakat segera mempunyai anak, tetapi sampai sekarang istri belum hamil. Padahal, hubungan seks cukup sering kami lakukan, bahkan hampir setiap hari. Sayangnya, istri tidak pernah merasakan kenikmatan.

Setiap selesai berhubungan suami istri, cairan sperma keluar kembali dari kelamin istri saya. Apakah karena itu istri belum hamil? Bagaimana mengatasinya? Apakah kalau sering melakukan hubungan seks sperma bisa habis? Apakah hubungan seks yang kami lakukan tidak benar sehingga sperma keluar kembali?

Mengapa istri saya tidak merasakan kenikmatan walaupun kami pernah melakukan hubungan dalam waktu yang cukup lama?” (K.B., Bandung)

Jawaban:

Sperma memang pasti keluar kembali dari vagina setelah hubungan seksual selesal dilakukan. Kalau tidak keluar kembali, ke mana perginya cairan yang cukup banyak itu? Jadi, itu wajar dan normal terjadi, sehingga tidak dapat dihindari. Juga tidak ada kaitan dengan hubungan seksual yang tidak benar.

Untuk terjadinya kehamilan diperlukan sel spermatozoa yang terkandung di dalam cairan sperma. Sel spermatozoalah yang membuahi sel telur wanita, sehingga menyebabkan kehamilan.

Kalau kesuburan Anda dan istri baik, dan hubungan seksual dilakukan tepat pada masa subur, kehamilan mungkin terJadi. Namun, kalau Anda atau istri mengalami gangguan kesuburan atau hubungan seksual tidak dilakukan pada saat subur istri, kehamilan terhambat atau tidak mungkin terjadi.

Untuk mengetahui keadaan kesuburan, tentu diperlukan pemeriksaan, baik Anda maupun istri. Andaikata kesuburan Anda atau istri terganggu, diperlukan pengobatan agar menjadi normal atau mendekati normal.

Hubungan seksual yang terlampau sering sebenarnya tidak efektif bagi terjadinya kehamilan. Kalau ejakulasi sering terjadi, kuantitas dan kualitas spermatozoa tidak baik, sehingga ketika tiba masa subur, sel spermatozoa tidak mampu membuahi.

Ejakulasi yang sering tidak akan mengakibatkan sperma habis karena sperma terus diproduksi. Syaratnya, tidak ada penyakit atau gangguan yang menghambat proses pembentukan sperma.

Sebaliknya, hubungan seksual yang terlalu jarang juga tidak efektif bagi terjadinya kehamilan karena kualitas spermatozoa menjadi terganggu ketika tiba pada masa subur istri.

Penyebab Gagal Orgasme

Mengenai istri yang tidak dapat mencapai orgasme, ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebabnya. Pertama, komunikasi seksual yang kurang baik. Kedua, hambatan psikis.

Ketiga, posisi hubungan seksual yang tidak efektif bagi wanita. Keempat, fungsi seksual Anda mungkin tidak optimal, khususnya fungsi ereksi dan kontrol ejakulasi. Kalau ada salah satu atau lebih faktor di atas, istri mengalami hambatan orgasme.

Kalau sebelum menikah Anda dan istri tidak cukup mengenal satu sama lain, mungkin saja komunikasi kurang baik, khususnya komunikasi seksual. Selain itu, disfungsi ereksi karena hambatan psikologis mungkin juga muncul lalu menghambat reaksi seksual istri, sehingga gagal mencapai orgasme. Untuk mengatasi hambatan orgasme, penyebab yang ada harus diatasi dulu.

Meski demikian, tidak ada hubungan antara tidak dapat mencapai orgasme dengan belum terjadi kehamilan. Artinya. kehamilan dapat saja terjadi walaupun istri tidak dapat mencapai orgasme.

Namun, membiarkan istri tetap tidak dapat mencapai orgasme, bukanlah sikap yang benar. Anda harus membantu agar istri juga dapat mencapai orgasme, sehingga kehidupan seksual menjadi harmonis, apalagi kalau penyebabnya terletak di pihak Anda.

Kesuburan Pria Akan Menurun di Usia 40 Tahun

Usia 40 tahun adalah usia puncak bagi seorang pria. Termasuk dalam urusan seks. Seorang peneliti asal Prancis mengungkapkan bahwa kesuburan pria dan kehamilan wanita akan menurun drastis ketika mencapai umur 40 tahun.
Penelitian ini dilakukan terhadap 2.000 orang pasang yang secara rutin menjalani tes kesuburan. Dari tes yang dilakukan di dapatkan bahwa kehamilan akan gagal sebanyak 70% pada pasangan suami istri dimana sang pria telah berumur di atas 40 tahun.

Wanita-wanita yang ikut tes tersebut adalah wanita tidak subur. Mereka adalah wanita yang mengikuti program bayi tabung. Oleh karena itu maka usia calon ayah bagi bayi tersebut merupakan faktor penting bagi pasangan tersebut agar mencapai keberhasilan.

Hasil studi lain juga menyebutkan bahwa semakin tinggi usia pria maka semakin kecil pulalah kemampuannya menjadi Bapak. Hal ini disebabkan telah terjadinya perubahan pada struktur biologis dan karena adanya penurunan kemampuan seksual.

“Hasil penemuan penelitian kami untuk pertama kalinya memberikan bukti kuat faktor menurunnya kemungkinan seorang pria dapat menjadi ayah terkait erat dengan usia biologis pria,” ujar peneliti tersebut.

Jika di hubungkan dengan program bayi tabung, maka tingkat keberhasilan program bayi tabung akan semakin kecil jika usia si calon ayah tinggi. Hal tersebut disebabkan dari mutu atau kualitas sperma yang dihasilkan tidak kuat. Pada wanita, kesuburan akan turun ketika usia mereka mencapai 35 tahun

Ciri Ciri Ereksi Penis Normal


CIRI-CIRI EREKSI PENIS YANG NORMAL

 

Salah satu cara mengetahui gejala dari disfungsi ereksi adalah dengan mengukur tingkat ereksi penis. Ereksi penis yang normal adalah keadaan di mana penis membesar lalu mengeras. Seberapa keras ereksi tersebut jarang diperhatikan. Tetapi jika ereksi terganggu atau terjadi disfungsi ereksi, maka ukuran ereksi menjadi sangat penting artinya. 
Adapun tanda-tanda dari ereksi yang normal, penuh dan keras adalah sebagai berikut :
  1. Bila penis dipegang atau dipencet akan terasa keras,
  2. Penis tidak bisa ditekuk karena kaku sehingga sering disebut kayu,
  3. Bila digoyang, penis akan bergoyang dan bergetar lalu kembali pada posisi semula.
Keadaan tadi terjadi sejak seorang anak laki-laki lahir sampai usia lanjut. Pada waktu masa bayi dan anak, ereksi terjadi dengan sendirinya tanpa disengaja atau disadari oleh si anak sendiri. 
Sesudah melalui masa pubertas umumnya ereksi akan terjadi karena adanya stimulasi seksual dari dalam diri sendiri atau dari luar dirinya. Stimulasi dari dalam diri terjadi karena ada pikiran atau fantasi mengenai seks lalu penis menjadi ereksi. Stimulasi dari luar terjadi karena adanya stimulan seksual yang diminati yang diterima melalui pancaindera dan dapat membangkitkan gairah seksual. 
Ada beberapa faktor yang menyebabkan penis menjadi ereksi. Secara normal penis akan membesar dan mengeras pada keadaan-keadaan tertentu seperti ereksi yang terjadi pada malam atau pagi hari, ereksi yang muncul karena adanya ransangan yang bersifat stimulasi psikoseksual dan stimulasi fisik seperti saat melakukan onani atau masturbasi, ereksi saat kencan dengan pasangan atau saat terjadi aktifitas seksual, dan ereksi saat membaca atau menonton. 
Berbagai keadaan di atas adalah keadaan ereksi normal mulai dari bayi sampai dewasa. Sesudah remaja sampai dewasa bahkan sampai tua ereksi penis menjadi sangat penting. Dengan ereksiyang keras, setiap pria menjadi yakin diri dan senang akan dirinya karena merasa fungsi seksnya normal. Bagi yang sudah menikah, dapat menikmati koitus dengan istri. Istri juga senang dan bangga akan suami. Jadilah suami dan istri yang bersemangat, senang dan bahagia

Terapi Pijat Mr.P



Telah 6 bulan, Chaidir (30) merasa gelisah karena kemampuanseks dan daya tahannya menurun drastis. Pria muda ini takut, bila hal tersebut berdampak buruk pada kelangsungan rumah tangganya. “Walau istri tidak mengeluh, namun saya merasa berdosa dan malu,” katanya.
Saat ini, ada banyak pria yang semakin yakin, bahwa terapi pijat penis bisa menyembuhkan impotensi (lemah syahwat) dan ejakulasi dini. Menurunnya kemampuan seks dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti pola makan salah dan kelelahan fisik. Banyak faktor yang saling berkaitan, di antaranya stres, kecemasan, latar belakangkehidupan, onani, dan tidak bisa mengatur emosi.




Banyak pria yang mengalami penurunan vitalitas ini akan kehilangan gairah seksual meskipun telah mengeluarkan jurus-jurus meningkatkan gairah seksual. Dan terkhusus bagi pria pekerja keras, menurunnya vitalitas seks biasanya disebabkan oleh stres atau stamina tubuh yang menurun akibat bekerja seharian di kantor.

Chaidir memang bingung, kenapa daya tahan seksnya menurun. Demi menjaga perasaan istri, dia sudah menahan hasrat seksnya. Dari dua dan tiga kali berhubungan intim dalam seminggu, kini menjadi dua kali dalam satu bulan. Ia pun teringat sebuah iklan koran tentang terapi seks untuk meningkatkan vitalitas. Tanpa pikir panjang, ia langsung menghubungi. Ia berharap terapi pijat penis bisa meningkatkan daya tahan seks dan mengembalikan keperkasaannya. Tapi, mitos atau faktakah terapi pijat penis tersebut?

Mengatasi Ejakulasi Dini dan Lemah Syahwat (Impotensi)

Didalam ilmu seksologi, diketahui bahwa pertumbuhan organ seks pada pria selesai setelah masa akhir balik. Pertumbuhan organ penis pria berakhir karena otot dan sel darah sudah terbentuk secara prima. Jadi secara teori sangat sulit dilakukan pembesaran, apalagi dengan cara mengurut. Hal ini dibenarkan oleh Dr. B. Harjono Djatioetomo, M. Kes, Sp. And.

Dijelaskan bahwa membesarkan penis hanya bisa dilakukan waktu kecil, usia dua atau tiga tahun, dengan cara menyuntikkan hormon sehingga hormon testosteron meningkatkan ukuran penis bertambah panjang dan besar.

Dokter Harjono menambahkan, pengobatan ejakulasi dini oleh paranormal sulit dipercaya, karena tidak rasional dan tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, hingga keabsahannya masih dipertanyakan. “Apa benar ejakulasi dini bisa diatasi dengan cara mengurut atau mengoleskan minyak pada penis? Ejakulasi dini memang bisa diatasi, dengan cara mengkonsumsi obat yang telah teruji secara medis dan ada pembuktiannya,” katanya.

Menurut Harjono, paranormal tidak memiliki tingkat keberhasilan yang dapat diteliti secara ilmiah. Secara medis pengujian di bawah 30% belum bisa dikatakan berhasil. Bagaimana pengobatan yang belum pernah diteliti sudah bisa dikatakan benar? Tidak itu saja. Pengobatan yang dilakukan paranormal selalu menafikan efek samping. Padahal setiap obat atau pengobatan pasti mempunyai efek samping. KepalaFertility Center ini menerangkan, ejakulasi dini bisa diatasi dengan pola permainan.

Harus disadari bahwa wanita sulit orgasme. Oleh karena itu, harus ada foreplay yang lama, sampai 80%, barulah wanita orgasme. Diupayakan ada keseimbangan antara wanita dan pria. Kejantanan pria sendiri bersifat relatif, tergantung penilaian pasangan.

Dalam berhubungan seks ada dua tipe wanita, pertama, tahan lama, kedua, cepat orgasme. Bagi wanita yang cepat orgasme, dua atau tiga menit berhubungan dengan pasangan, ejakulasi sudah terjadi. Sang wanita akan mengatakan bahwa pasangannya perkasa. Harjono menuturkan, sebenarnya tidak sulit mengatasi ejakulasi dini. Tanpa mengkonsumsi obat pun bisa dilakukan.

Pertama, latihan berhubungan seks. Latihan bisa dilakukan setiap hari, karena orang yang mengalami ejakulasi dini dalam bersetubuh tidak mengeluarkan tenaga.

Kedua, meningkatkan rasa percaya diri, meyakini keperkasaan diri.

Ketiga, minta bantuan pasangan. Istri memberitahukan tempat-tempat yang mudah terangsang di tubuhnya.

Keempat, sering berganti posisi. Sambil mencari posisi yang paling disenangi pasangan.

Kelima, Stop and Go. Menahan dorongan penis sampai rasa ejakulasi hilang. Keenam Squez, menekan kepala penis sampai rasa ejakulasi hilang juga. Setelah itu lanjutkan kembali berhubungan intim. (Ajo)

Bagaimana Mengatasi Masalah Seks

Dibawah ini, ada bebarapa hal yang bisa Anda lakukan jika saat ini anda mengalami masalah seks:

1. Komunikasi, Hilangkan rasa sungkan dan malu. Bicarakan semua masalah seks yang Anda rasakan bersama pasangan, biar pasangan tahu problem seks yang sedang Anda alami.

2. Menahan emosi seks. Salah satu penyebab ejakulasi dini adalah tidak bisa menahan emosi seks ketika bersetubuh. Kebanyakan pria selalu ingin cepat ejakulasi.

3. Menghalangi semua permasalahan terbawa ke tempat tidur. Hindari berhubungan seks bila amarah dan kejengkelan masih bersemayam di hati.

4. Variasi seks. Untuk menghilangkan kejenuhan dan memperindah hubungan seks, tidak ada salahnya berhubungan seks di luar tempat tidur. Di kamar mandi atau di ruang tamu.

5. Luangkan waktu untuk berduaan dengan istri. Kesibukan seringkali menghalangi suami-istri untuk bersama, hingga tidak bisa menikmati kehidupan secara pribadi.

6. Peliharalah kesehatan dengan mengatur pola makan dan tetap berolahraga. Selain itu hindarilah minuman beralkohol secara berlebihan.
Template by : Rq Baraik-template.blogspot.com