|
Efek rokok terhadap kesehatan sendiri sangat membahayakan, akibat kandungan berbagai bahan kimia berbahaya yang ada di dalam rokok maka dengan merokok sama saja kita memasukkan bahan-bahan berbahaya tersebut ke dalam tubuh kita. Penyakit-penyakit yang diketahui dapat disebabkan oleh rokok antara lain : kanker tenggorokan, kanker paru-paru, kanker lambung, penyakit jantung koroner, pneumonia, gangguan sistem reproduksi dll. Tetapi walaupun rokok sudah banyak diketahui bahayanya & menimbulkan banyak penyakit , masih banyak saja orang yang tetap merokok. Salah satu alasannya adalah kandungan nikotin di dalam rokok akan menimbulkan kecanduan bagi para penghisapnya sehingga apabila mereka tidak merokok, mereka akan merasakan gangguan seperti gelisah, berkeringat dingin, sakit perut dll. Kemudian ketika mereka merokok kembali & nikotin telah menyentuh otak lagi, barulah mereka akan merasa tenang & dapat berkonsentrasi. Oleh sebab itu banyak perokok yang akan terus menjadi perokok seumur hidupnya, walaupun apabila mereka mempunyai keinginan yang kuat untuk berhenti, mereka sulit menghentikan kecanduan mereka terhadap rokok. Salah satu hal lain yang turut menjadi keprihatinan adalah jumlah perokok yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berarti bahwa terdapat pertambahan perokok baru setiap saat yang kemungkinan besar akan terus menjadi perokok aktif seumur hidupnya. Perokok baru tersebut sebagaian besar adalah anak-anak & remaja. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bagi kita semua karena bila dilihat berdasarkan statistik pengguna rokok tersebut didapatkan peningkatan jumlah perokok aktif dari waktu ke waktu. Bisa dilihat bahkan anak-anak seusia 5 tahun pun sudah mulai mengenal rokok & kemungkinan besar akan menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya yang tentu saja akan membuatnya lebih lama terkena bahaya rokok & lebih rentan pula untuk terkena penyakit karena rokok. Iklan, promosi ataupun sponsor kegiatan yang dilakukan oleh para produsen rokok merupakan sarana yang sangat ampuh untuk mempengaruhi remaja & anak-anak. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Hamka beserta Komnas Anak pada tahun 2007 memperlihatkan bahwa sebanyak 99,7 % anak melihat iklan rokok di televisi, dimana 68 % mengatakan memiliki kesan positif terhadap iklan rokok tersebut & 50 % mengatakan menjadi lebih percaya diri seperti di iklan. Untuk remaja, pengaruh pergaulan teman sebaya juga turut menjadi andil untuk pertumbuhan perokok baru. Terkadang remaja menjadi perokok pemula karena adanya desakan dari teman-teman mereka untuk dapat diterima dalam pergaulan ataupun supaya dapat dipandang lebih keren oleh lawan jenisnya. Para remaja tersebut tentu belum mengerti benar mengenai bahaya yang dapat disebabkan oleh rokok ataupun penyakit yang dapat timbul karena rokok. Hal ini tentu harus menjadi perhatian tersendiri bagi para orang tua untuk dapat memberi pemahaman terhadap anak-anaknya. Pada remaja, masalah kesehatan jangka pendek termasuk diantaranya penyakit yang dapat timbul akibat rokok adalah gangguan pernafasan, kecanduan nikotin serta meningkatnya resiko untuk menggunakan bahan berbahaya lain termasuk obat terlarang. Sedangkan masalah jangka panjangnya adalah kenyataan bahwa sekali orang telah menjadi perokok aktif maka biasanya akan terus menjadi perokok aktif sepanjang hidupnya. Berikut beberapa masalah lain yang dapat timbul akibat bahaya rokok :
Berikut tips dari mayoclinic untuk membantu remaja agar dapat menjauhi rokok :
|
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Lindungi Remaja dari Bahaya Rokok
Atasi Bau Mulut
Masalah ini hampir mengenai siapa saja. Holitosis atau bau
mulut sering kali menjadi pertanda adanya penyakit kronis tertentu.
Bisa sakit gula, sinusitis, pengerasan hati, atau gangguan fungsi
ginjal. Namun, yang paling sering justru menyangkut gigi dan gusi.
Penyebab bau mulut bisa amat sederhana dan langsung. Petai, jengkol,
duren, bawang putih, siapa yang tahan? Tetapi karena tidak bersifat
permanen dan penyebabnya jelas, penderita pun tidak serius
memikirkannya.
Kebiasaan anak kecil memasukkan benda-benda asing, seperti kertas tisu, ke dalam hidungnya, juga dapat mengakibatkan terkumpulnya bakteri pada sumbatan tisu itu, sehingga setelah beberapa lama dapat menimbulkan bau. Bau itu tidak selalu hanya pada hidung, bahkan seolah-olah dari sekujur tubuhnya.
Manis menusuk
Namun sering kali, bau mulut merupakan gejala dari kelainan organik akibat penyakit kronis. Bila dokter yang telah berpengalaman mencium bau manis menusuk ketika memasuki kamar dengan sederet penderita, ia akan segera menduga adanya penderita sirosis (pengerasan hati) yang sudah mencapai tahap menjelang koma. Gangguan lever yang kronis sering menyebabkan holitosis (bau mulut) akibat metabolisme protein dan lemak tidak berjalan semestinya lantaran terganggunya fungsi hati. Maka dari komponen-komponen itu terbentuk metabolik yang dapat dikeluarkan lewat saluran pernapasan dengan bau spesifik.
Gangguan fungsi ginjal juga menyebabkan halitosis. Pada penderita terdapat kadar ureum yang tinggi, yang kemudian beredar dalam darah. Melalui proses kimiawi, dihasilkan amoniak yang berbau menyengat itu. Komponen ini kemudian masuk ke dalam sistem pernapasan. Maka bau mulut penderita sedikit ke arah aroma amoniak.
Pada penderita diabetes pun, bila gula darahnya tak terkontrol dan mungkin juga tinggi, bisa timbul halitosis. Baunya pun khas.
Bau mulut bisa juga disebabkan oleh penyakit yang tidak kronis. Misalnya saja gangguan paru-paru. Pasien bronkhitis kronis, dengan penyakit paru-paru obstruksi di mana biasanya telah terjadi infeksi-infeksi sekunder, biasanya juga menderita holitosis.
Gangguan THT, misalnya seseorang yang mengalami sinusitis berat atau tonsilitis, juga demikian. Bahkan penyakit maag pun dapat menimbulkan bau mulut, bila penyakit itu karena kuman Helicobacter pylory. Ini akibat peranan kuman itu dalam metabolisme amoniak. Hidup dalam lingkungan basa, ia sendiri mengandung enzim uriase yang dapat mengubah amoniak.
Yang menarik, pada 30% pasien yang datang berkonsultasi karena keluhan holitosis, masalahnya bersumber pada kejiwaan. Pasien yang mengalami depresi dan memasuki tahap neurosis, akan mengalami bermacam gejala. Salah satunya, hilangnya kepercayaan diri. Ia merasa orang menghindarinya saat dia berbicara lalu mengira penyebabnya pasti karena bau mulutnya.
Yang pasti, holitosis juga sering dialami jika orang sulit buang air besar karena produk metabolisme oleh kuman-kuman usus terhadap sisa-sisa makanan tertumpuk, kemudian timbul gas-gas yang memberikan bau tak sedap itu.
Namun, diakui bahwa penyebab holitosis yang paling umum justru gigi. Maklum saja, gigi termasuk organ tubuh yang kurang diperhatikan dengan baik. Kecenderungan malas berobat ke dokter gigi dapat ditemui di semua lapisan masyarakat, termasuk yang berpendidikan baik. Rupanya, perasaan takut pada pencabutan gigi, misalnya, masih menghinggapi banyak orang. Maka kalau ada keluhan sakit gigi sering mengambil jalan termudah, yaitu minum obat analgetik alias pengurang rasa sakit. Padahal gigi berlubang yang tak terawat dengan baik akan membentuk abses. Bakteri yang hidup di dalamnya pasti akan memetabolisasikan jaringan-jaringan mati di situ, yang akhirnya akan menimbulkan bau.
Rajin rawat gigi
Jadi apa yang harus dilakukan seandainya kita sudah mendapat konfirmasi dari orang lain, bahwa memang mulut kita berbau? Sebelum ke ahli yang lain, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter gigi. Bila tidak menemukan masalah pada gigi dan mulut, saatnya kita berkonsultasi ke dokter spesialis THT. Bila belum juga ditemukan masalahnya, barulah ke dokter ahli penyakit dalam karena dikhawatirkan bau mulut itu merupakan bagian dari kelainan organ dalam tubuh.
Ketika akan berkonsultasi ke dokter gigi, jangan gunakan obat kumur, obat pengharum mulut, merokok, mengunyah permen, makan, dan minum. Usahakan bau yang nanti dihadapi oleh dokter gigi, memang bau yang tipikal kita idap, sehingga pelacakan sumber baunya dapat dilakukan dengan benar. Pada orang dengan gigi dan gusi yang sehat, bau itu biasanya berasal dari bagian terbelakang lidah. Dokter gigi dapat melakukan pengecekan dengan mengusapkan sendok plastik ke daerah ini. Kalau benar di situ sumbernya, akan dianjurkan untuk membersihkannya dengan sikat gigi atau alat khusus pengerok lidah.
Kadangkala bau mulut disebabkan oleh gusi yang tidak sehat, terutama bila mengusap bagian antara gigi dan gusi menimbulkan bau tak sedap. Meski dokter gigi akan memberikan cara perawatan khusus sesuai kondisi yang diderita pasien, kita sendiri sebagai pasien memegang peranan besar dengan melakukan perawatan yang baik setiap hari. Karena itu dianjurkan untuk:
Kebiasaan anak kecil memasukkan benda-benda asing, seperti kertas tisu, ke dalam hidungnya, juga dapat mengakibatkan terkumpulnya bakteri pada sumbatan tisu itu, sehingga setelah beberapa lama dapat menimbulkan bau. Bau itu tidak selalu hanya pada hidung, bahkan seolah-olah dari sekujur tubuhnya.
Manis menusuk
Namun sering kali, bau mulut merupakan gejala dari kelainan organik akibat penyakit kronis. Bila dokter yang telah berpengalaman mencium bau manis menusuk ketika memasuki kamar dengan sederet penderita, ia akan segera menduga adanya penderita sirosis (pengerasan hati) yang sudah mencapai tahap menjelang koma. Gangguan lever yang kronis sering menyebabkan holitosis (bau mulut) akibat metabolisme protein dan lemak tidak berjalan semestinya lantaran terganggunya fungsi hati. Maka dari komponen-komponen itu terbentuk metabolik yang dapat dikeluarkan lewat saluran pernapasan dengan bau spesifik.
Gangguan fungsi ginjal juga menyebabkan halitosis. Pada penderita terdapat kadar ureum yang tinggi, yang kemudian beredar dalam darah. Melalui proses kimiawi, dihasilkan amoniak yang berbau menyengat itu. Komponen ini kemudian masuk ke dalam sistem pernapasan. Maka bau mulut penderita sedikit ke arah aroma amoniak.
Pada penderita diabetes pun, bila gula darahnya tak terkontrol dan mungkin juga tinggi, bisa timbul halitosis. Baunya pun khas.
Bau mulut bisa juga disebabkan oleh penyakit yang tidak kronis. Misalnya saja gangguan paru-paru. Pasien bronkhitis kronis, dengan penyakit paru-paru obstruksi di mana biasanya telah terjadi infeksi-infeksi sekunder, biasanya juga menderita holitosis.
Gangguan THT, misalnya seseorang yang mengalami sinusitis berat atau tonsilitis, juga demikian. Bahkan penyakit maag pun dapat menimbulkan bau mulut, bila penyakit itu karena kuman Helicobacter pylory. Ini akibat peranan kuman itu dalam metabolisme amoniak. Hidup dalam lingkungan basa, ia sendiri mengandung enzim uriase yang dapat mengubah amoniak.
Yang menarik, pada 30% pasien yang datang berkonsultasi karena keluhan holitosis, masalahnya bersumber pada kejiwaan. Pasien yang mengalami depresi dan memasuki tahap neurosis, akan mengalami bermacam gejala. Salah satunya, hilangnya kepercayaan diri. Ia merasa orang menghindarinya saat dia berbicara lalu mengira penyebabnya pasti karena bau mulutnya.
Yang pasti, holitosis juga sering dialami jika orang sulit buang air besar karena produk metabolisme oleh kuman-kuman usus terhadap sisa-sisa makanan tertumpuk, kemudian timbul gas-gas yang memberikan bau tak sedap itu.
Namun, diakui bahwa penyebab holitosis yang paling umum justru gigi. Maklum saja, gigi termasuk organ tubuh yang kurang diperhatikan dengan baik. Kecenderungan malas berobat ke dokter gigi dapat ditemui di semua lapisan masyarakat, termasuk yang berpendidikan baik. Rupanya, perasaan takut pada pencabutan gigi, misalnya, masih menghinggapi banyak orang. Maka kalau ada keluhan sakit gigi sering mengambil jalan termudah, yaitu minum obat analgetik alias pengurang rasa sakit. Padahal gigi berlubang yang tak terawat dengan baik akan membentuk abses. Bakteri yang hidup di dalamnya pasti akan memetabolisasikan jaringan-jaringan mati di situ, yang akhirnya akan menimbulkan bau.
Rajin rawat gigi
Jadi apa yang harus dilakukan seandainya kita sudah mendapat konfirmasi dari orang lain, bahwa memang mulut kita berbau? Sebelum ke ahli yang lain, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter gigi. Bila tidak menemukan masalah pada gigi dan mulut, saatnya kita berkonsultasi ke dokter spesialis THT. Bila belum juga ditemukan masalahnya, barulah ke dokter ahli penyakit dalam karena dikhawatirkan bau mulut itu merupakan bagian dari kelainan organ dalam tubuh.
Ketika akan berkonsultasi ke dokter gigi, jangan gunakan obat kumur, obat pengharum mulut, merokok, mengunyah permen, makan, dan minum. Usahakan bau yang nanti dihadapi oleh dokter gigi, memang bau yang tipikal kita idap, sehingga pelacakan sumber baunya dapat dilakukan dengan benar. Pada orang dengan gigi dan gusi yang sehat, bau itu biasanya berasal dari bagian terbelakang lidah. Dokter gigi dapat melakukan pengecekan dengan mengusapkan sendok plastik ke daerah ini. Kalau benar di situ sumbernya, akan dianjurkan untuk membersihkannya dengan sikat gigi atau alat khusus pengerok lidah.
Kadangkala bau mulut disebabkan oleh gusi yang tidak sehat, terutama bila mengusap bagian antara gigi dan gusi menimbulkan bau tak sedap. Meski dokter gigi akan memberikan cara perawatan khusus sesuai kondisi yang diderita pasien, kita sendiri sebagai pasien memegang peranan besar dengan melakukan perawatan yang baik setiap hari. Karena itu dianjurkan untuk:
- Periksakan gigi ke dokter gigi secara teratur.
- Bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss, pilih yang netral tanpa pengharum. Cek baunya. Bersihkan lagi kalau berbau.
- Gosok gigi dan bersihkan gusi secara teratur.
- Banyak minum.
- Kunyah permen karet bebas gula selama 1 - 2 menit, terutama bila mulut terasa kering. Bisa juga kunyah daun peterselli, bunga cengkih, atau biji adas.
- Berkumur dan gosok gigi setelah makan atau minum produk susu, ikan, dan daging.
- Tanyakan kepada dokter gigi, obat kumur mana yang secara klinis telah terbukti efektivitasnya dalam melawan bau mulut. Paling baik menggunakannya di saat menjelang tidur malam.
- Makan lalap sayuran segar yang berserat.
- Tidak merokok karena mempertinggi risiko timbulnya bau mulut.
- Jika Anda memakai gigi palsu, saat malam hari rendam gigi palsu dalam cairan antiseptik, kecuali bila dokter gigi Anda melarangnya.
Manfaat Buah Salak
Mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa buah salak yang memiliki rasa manis dan kadang sepat ini mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan, sebelumnya patut disimak kandungan gizi buah salak per 100 gr pada tabel berikut:
|
No |
Kandungan gizi |
Proporsi |
|
1 |
Kalori |
77 kal |
|
2 |
Protein |
0,40 g |
|
3 |
Karbohidrat |
20,90 g |
|
4 |
Kalsium |
28,00 mg |
|
5 |
Fosfor |
18,00 mg |
|
6 |
Zat besi |
4,20 mg |
|
7 |
Vitamin B |
0,04 mg |
|
8 |
Vitamin C |
2,00 mg |
|
9 |
Air |
78,00 mg |
|
10 |
Bagian yang dimakan |
50% |
Bila dilihat dari tabel di atas, kandungan yang terdapat dalam 100 gr buah salak ternyata tidak sedikit, sehingga bisa saja buah ini menjadi favorit baru bagi pencinta buah.
Salah satu manfaat dari buah salak adalah dapat membantu program diet, Kandungan zat gizi dan fitonutrien yang ada di dalam buah salak memang berpotensi membantu program diet. Di dalam buah salak terdapat vitamin C sebanyak 2 mg, tanin dan serat. Kita mengetahui bahwa serat dapat memberikan rasa penuh atau kenyang lebih lama karena memerlukan waktu untuk diserap oleh usus.
Tidak hanya untuk membantu program diet, buah salak juga bisa digunakan untuk merawat kesehatan mata. Vitamin yang digunakan memelihara dan menjaga kesehatan mata adalah vitamin A, penelitian terakhir menyebutkan bahwa kandungan betakaroten dalam 100 gram salak kurang lebih 5,5 kali lebih banyak dibanding buah mangga, 3 kali lebih banyak dibandingkan jambu biji dan 5 kali dari semangka merah, cukup banyak bukan kandungan vitamin untuk mata dalam buah salak?
Nah, untuk mengurangi kekhawatiran akan mengalami kesulitan BAB, jangan lupa untuk mengkonsumsi salak dengan kulit arinya. Cobalah untuk tidak menguliti salak sampai bersih, karena kulit ari ini yang dipercaya bisa mengatasi kesulitan BAB jika memakan banyak buah salak atau minum banyak jus salak. Selamat mencoba.
Segar Sepanjang Hari dengan Jalan Kaki di Pagi Hari
Banyak orang yang lebih memilih berolahraga dengan pergi ke pusat
kebugaran atau ikut kelas aerobik yang sudah pasti berbiaya cukup mahal
daripada memilih olahraga berjalan kaki di pagi hari, padahal kegiatan
ini bisa memberikan manfaat lebih dan membuat tubuh segar sepanjang
hari. Hal ini karena kesegaran yang didapatkan di pagi hari mulai dari
udara dan lingkungan akan berdampak terhadap tubuh. Kondisi ini membuat
tubuh siap melakukan berbagai aktivitas seharian.
Manfaat lain dari berjalan di pagi hari juga membuat paru-paru tubuh terisi udara segar karena udara belum banyak tercemar polusi udara, sehingga memberikan kehidupan yang lebih sehat untuk sel-sel darah di dalam tubuh, menciptakan koordinasi yang baik antara pikiran dan jiwa, pikiran yang segar akan membuat suasana hati menjadi lebih baik yang secara otomatis akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan kondisi kesehatan. Serta gerakan tubuh yang melibatkan semua otot akan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar.
Berjalan di pagi hari juga dapat menambah fleksibilitas tubuh karena terjadi peregangan otot secara ekstensif selama berjalan, mengurangi ketegangan pada tulang dan jaringan, meningkatkan kekuatan jantung serta membantu membakar lemak.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berjalan kaki di pagi hari agar mendapatkan manfaat yang maksimal yaitu:
Manfaat lain dari berjalan di pagi hari juga membuat paru-paru tubuh terisi udara segar karena udara belum banyak tercemar polusi udara, sehingga memberikan kehidupan yang lebih sehat untuk sel-sel darah di dalam tubuh, menciptakan koordinasi yang baik antara pikiran dan jiwa, pikiran yang segar akan membuat suasana hati menjadi lebih baik yang secara otomatis akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan kondisi kesehatan. Serta gerakan tubuh yang melibatkan semua otot akan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar.
Berjalan di pagi hari juga dapat menambah fleksibilitas tubuh karena terjadi peregangan otot secara ekstensif selama berjalan, mengurangi ketegangan pada tulang dan jaringan, meningkatkan kekuatan jantung serta membantu membakar lemak.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berjalan kaki di pagi hari agar mendapatkan manfaat yang maksimal yaitu:
- Pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan berat satu jam sebelum berjalan, karena mencerna membutuhkan energi yang banyak sehingga bisa membebani diri sendiri.
- Hindari jalan raya yang terlalu ramai, carilah tempat yang teduh dan hanya sedikit kendaraan yang berlalu lalang sehingga bisa membuat pikiran santai serta mendapat oksigen lebih banyak.
- Variasikan rute berjalan setiap seminggu sekali sehingga tidak merasa bosan dan kegiatan ini bisa berlangsung lama.
- Jika memungkinkan cobalah memvariasikan berjalan dengan jalan cepat, misalnya 2 menit berjalan cepat lalu 2 menit kemudian berjalan seperti biasa.
Sehat Dengan Tertawa
Siapa yang menyangka dengan menonton acara jenaka di televisi atau
bersenda gurau dengan keluarga atau teman dapat membuat kita jadi sehat.
Tertawa bisa menciptakan hormon melatonin, yang menenangkan kita
sehingga kita bisa mengatasi stres dan depresi. Berdasarkan suatu
penelitian, satu menit tertawa sama dengan 20 menit olah raga ringan,
tertawa bisa meningkatkan kadar oksigen dalam darah, mengonsentrasikan 8
titik saraf, melemaskan otot-otot, menurunkan tekanan darah,
meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan aliran darah, memijat
paru-paru dan jantung, meringankan konstipasi, melancarkan aliran darah,
menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, serta mengurangi risiko
penyakit jantung.
Berikut beberapa manfaat tertawa yang berhubungan dengan kesehatan:
Berikut beberapa manfaat tertawa yang berhubungan dengan kesehatan:
- Tawa itu meringankan rasa khawatir. Sebab, seseorang tidak dapat tertawa dan merasa takut secara bersamaan. Secara fisik itu tidak mungkin. Tawa juga mengecilkan sumber dan ukuran rasa takut kita.
- Tawa mengurangi agresi dan konflik. Orang yang tertawa tidak dapat berbuat kasar pada orang lain.
- Sistem kekebalan tubuh jadi lebih kuat dengan tertawa, kadar hormon stres pun berkurang, jantung dan sistem peredaran darah lebih sehat, serta otot menjadi lebih rileks.
- Tertawa adalah sumber latihan jantung yang sehat, khususnya bagi orang yang telah berusia lanjut. Selain itu, tertawa juga akan membuat pola napas khusus yang baik bagi kesehatan organ-organ pernapasan.
- Kesehatan mental kita menjadi lebih baik dengan tertawa. Stres berkurang, begitu pula rasa marah dan khawatir. Namun, rasa bahagia dan sikap positif meningkat.
- Kita menjadi lebih kreatif dan mampu memecahkan masalah karena tertawa. Kepuasan kerja pun meningkat. Kita dapat bekerja lebih keras, tetapi merasa nyaman. Singkatnya, produktivitas meningkat.
- Tertawa adalah proses alami yang mengurangi rasa sakit, baik secara fisik maupun emosional. Ini adalah obat alami dari tubuh sendiri. Banyaklah tertawa dan Anda akan merasakan bahwa ternyata hanya butuh sedikit obat untuk menikmati hidup.
Dampak Asap Rokok bagi Perokok Pasif
Rasanya sangat tidak adil bila seseorang menderita sakit yang diakibatkan oleh perbuatan orang lain. Demikian keadaan yang terjadi pada orang yang terpaksa harus menghirup asap rokok dari orang-orang sekelilingnya yang merokok. Menghirup asap rokok walaupun bukan perokok dikenal dengan istilah perokok pasif.
Asap rokok diketahui telah mengandung sekitar 4.000 bahan kimiawi, dimana 60 diantaranya diketahui dapat menyebabkan kanker. Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.
Menghirup asap rokok orang lain lebih berbahaya dibandingkan menghisap rokok sendiri. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif. Sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya.
Dari penelitian terhadap 1.263 pasien kanker paru-paru yang tidak pernah merokok, terlihat bahwa mereka yang menjadi perokok pasif di rumah akan meningkatkan risiko kanker paru-paru hingga 18%. Bila hal ini terjadi dalam waktu yang lama, 30 tahun lebih, risikonya meningkat menjadi 23%. Bila menjadi perokok pasif di lingkungan kerja atau kehidupan sosial, risiko kanker paru-paru akan meningkat menjadi 16% sedang bila berlangsung lama, hingga 20 tahun lebih, akan meningkat lagi risikonya menjadi 27%.
Jika Anda seorang perokok dan memiliki sedikit rasa kasih sayang atau ingin berbuat baik dengan sesama terutama bagi yang tidak merokok, usahakanlah berhenti merokok atau paling tidak merokoklah di tempat khusus yang telah disediakan. Tidak merokok sembarangan, tidak merokok di ruangan tertutup, di tempat umum yang ber AC, di ruang rapat, di rumah makan, di dalam lift, di dalam kendaraan umum, dan paling penting di lingkungan yang ada orang tidak merokok, wanita hamil, bayi,anak-anak kecil. Karena asap rokok Anda sangat berbahaya dan mengganggu mereka
Asap rokok diketahui telah mengandung sekitar 4.000 bahan kimiawi, dimana 60 diantaranya diketahui dapat menyebabkan kanker. Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.
Menghirup asap rokok orang lain lebih berbahaya dibandingkan menghisap rokok sendiri. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif. Sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya.
Dari penelitian terhadap 1.263 pasien kanker paru-paru yang tidak pernah merokok, terlihat bahwa mereka yang menjadi perokok pasif di rumah akan meningkatkan risiko kanker paru-paru hingga 18%. Bila hal ini terjadi dalam waktu yang lama, 30 tahun lebih, risikonya meningkat menjadi 23%. Bila menjadi perokok pasif di lingkungan kerja atau kehidupan sosial, risiko kanker paru-paru akan meningkat menjadi 16% sedang bila berlangsung lama, hingga 20 tahun lebih, akan meningkat lagi risikonya menjadi 27%.
Jika Anda seorang perokok dan memiliki sedikit rasa kasih sayang atau ingin berbuat baik dengan sesama terutama bagi yang tidak merokok, usahakanlah berhenti merokok atau paling tidak merokoklah di tempat khusus yang telah disediakan. Tidak merokok sembarangan, tidak merokok di ruangan tertutup, di tempat umum yang ber AC, di ruang rapat, di rumah makan, di dalam lift, di dalam kendaraan umum, dan paling penting di lingkungan yang ada orang tidak merokok, wanita hamil, bayi,anak-anak kecil. Karena asap rokok Anda sangat berbahaya dan mengganggu mereka
Langganan:
Postingan (Atom)
Kategori
- Anatomi Fisiologi (11)
- Artikel Kesehatan (24)
- Astronomi (1)
- Info Kesehatan (10)
- Kategori Obat (3)
- Kebidanan (24)
- Kebutuhan Dasar Manusia (9)
- Kesehatan (9)
- Kesehatan Wanita (11)
- KESPRO Pria (13)
- Kumpulan ASKEB (1)
- Kumpulan Satuan Penyuluhan (1)
- Kumpulan Software (3)
- Manajemen (3)
- Penyakit dan Diagnosa (14)
- Penyakit Kelamin (1)
- Penyakit Mata (1)
- Pertolongan pertama (1)
- Protap Pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) (3)
- Seksualitas (3)
- SKRIPSI (1)
- Sterillisasi (3)
- Tanaman Obat dan Khasiat Buah (57)
- Video (3)
